Cara Bagi Mahasiswa Mendapat Uang Saku Tambahan Sendiri

Sebagai seorang mahasiswa, tentu uang saku bulanan dari orang tua sladalah sumber penghasilan utama. Uang bulanan tersebut digunakan untuk banyak hal, mulai dari membayar kos, uang makan, dan keperluan sehari-hari lainnya. Namun terkadang ada hal-hal diluar dugaan yang membutuhkan dana lebih.

Kalau sudah mahasiswa, maka usia juga sudah dewasa, terkadang ada rasa malu untuk meminta uang tambahan ke orang tua. Padahal kamu sedang butuh uang banget sedangkan uang saku kamu menipis.

Nah, kalau kamu sering mengalami kejadian itu mungkin kamu bisa mencari cara untuk menambah penghasilan sendiri. Tapi ingat, sebagai mahasiswa, berkuliah dan belajar amtetap menjadi kewajiban utama kamu.

Berikut ini adalah hal-hal yang bisa kamu coba.

1. Menjadi Penulis Artikel Freelancer

Kalau kamu suka menulis, pekerjaan ini tepat buat kamu. Ada banyak situs yang bisa kamu buka untuk mendapatkan pekerjaan ini. Permintaan bagi penulis lepas akan selalu ada sehingga kamu tidak akan kesulitan mendapatkannya.

Selain itu, dengan bekerja sebagai penulis lepas kamu akan memiliki waktu yang lebih fleksibel karena hanya bekerja saat diberi job menulis. Sistem yang seperti ini tentu tidak akan mengganggu perkuliahan kamu.

2. Berjualan Online

Yang satu ini pas banget bagi kamu yang ingin berlatih bisnis kecil-kecilan. Kamu bisa memanfaatkan sosial media dan internet sebagai lapak jualan kamu. Berjualan online memiliki kelebihan tersendiri.

Selain keuntungan besar, kamu dapat menjangkau pasar yang lebih luas dengan berjualan online. Kamu bisa memulai dengan promosi di media sosial seperti Instagram atau membuka toko di situs jual beli online.

3. Menjadi Driver Ojek Online

Ojek online banyak digemari masyarakat saat ini. Kamu bisa memanfaatkan peluang ini untuk menambah-nambah penghasilan dengan mendaftarkan diri sebagai driver. Pekerjaan ini juga memiliki waktu yang fleksibel, kamu bisa mengambil orderan jika kamu sedang tidak memiliki jadwal perkuliahan.

4. Menjadi Asisten Dosen

Bagi mahasiswa berprestasi atau pintar serta memiliki IPK tinggi, kamu bisa mencoba menjadi asisten dosen. Sebagai asisten dosen, kamu bisa memiliki penghasilan tetap bulanan sekaligus menjalin koneksi dengan dosen. Pengalaman kamu mengajar mahasiswa jyga bisa menjadi nilai tambah jika kamu memang berniat untuk meneruskan karier sebagai pengajar.

5. Menjadi Guru Les

Menjadi guru les juga sudah banyak dilakukan banyak mahasiswa. Kamu bisa menjadi guru les SMP arau SD dan mengajar materi yang mudah seperti Bahasa Inggris misalnya. Karena les juga tidak setiap hari, kamu bisa menyesuaikan jadwal mengajar dengan jadwal perkuliahan kamu.

6. Bekerja Part-time

Yang terakhir, kamu bisa menjadi part-timer. Untuk yang satu ini, kamu harus pintar-pintar mencari lowongan karena kamu harus memilih pekerjaan yang tidak membebani kamu dan tidak mengganggu kuliah kamu. Ada banyak lowongan bekerja part-time di sekitar kampus kamu mungkin, seperti bekerja di cafe atau lain sebagainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *